Pengertian Pendidikan

Diposkan Oleh sariah Tanggal 22 Mei 2014

Gambar

Pengertian Pendidikan

1. Ahmad D. Marimba

          Pendidikan adalah bimbingan jasmani dan rohani menuju terbentuknya keperibadian utama menurut ketentuan-ketentuan yang berlaku. Keperibadian utama adalah keperibadian yang sesuai dengan nilai-nilai kependidikan (Salahudin, 2011:20).

 

2. G. thompson (1957)

        Pendidikan Baca lebih lanjut

Guru Sebagai Administrasi Pendidikan

http://abdillahworlds.files.wordpress.com/2012/11/wpid-ilustrasi_mengajar_v_kartun1.jpg

A. PENGERTIAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Mendefinisikan administrasi pendidikan tidak begitu mudah, karena dia menyangkut pengertian luas. Culbertson (1982), mengatakan bahwa Schwad pada tahun enam puluh telah mendiskusikan bagaimana kompleknya administrasi pendidikan sebagai ilmu. Marilah kita lihat administrasi pendidikan dari berbagai aspek, agar kita dapat memahami dengan lebih baik.Pertama, administrasi pendidikan Baca lebih lanjut

Peran Guru dalam Bimbingan dan Konseling

Diposkan oleh Sariah

Tanggal 22 Mei 2014

https://i1.wp.com/lh5.ggpht.com/-_6q1xiwWf70/UadtUDwJX7I/AAAAAAAAOms/UJaD2biu-jc/image_thumb.png

A. PENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Bimbingan adalah suatu proses pemberian atau layanan bantuan yang terus menerusdan sistematis dari pembimbing kepada yang dibimbing agar tercapai perkembangan yang optimal dan penyesuaian diri dengan lingkungan, (menurut M. Surya, 1988 :12).

Bimbingan adalah penolong individu agar dapat menolong dirinya dan supaya individu itu dapat mengenal serta dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi Baca lebih lanjut

Anak Berkelainan Pendengaran (TUNARUNGU)

Diposkan oleh Sariah 

Rabu, 21 Mei 2014

A. Pengertian Anak Tunarungu
Sistem pendengaran manusia secara anatomis terdiri dari tiga bagian penting, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam. Struktur telinga bagian luar meliputi liang telinga yang memiliki panjang kurang lebih 2,5 cm dan daun telinga (Auricula). Struktur telinga bagian tengah meliputi gendang pendengaran (eardrum), tulang pendengaran (malleus, incus, stapes), rongga telinga tengah (cavum tympani) dan serambi (vestibule). Struktur telinga bagian dalam susunannya meliputi saluran gendang setengah lingkaran (canalis semi circularis) serta rumah siput (cochlea).
Secara fisiologis, struktur telinga manusia dibedakan menjadi dua bagian, yaitu organ telinga berfungsi sebagai penghantar dan organ telinga berfungsi sebagai penerima. Organ telinga berfungsi sebagai penghantar meliputi organ telinga yang terdapat ditelinga bagian luar, telinga bagian tengah dan sebagian telinga bagian dalam. Sedangkan organ telinga berfungsi sebagai penerima meliputi sebagian telinga bagian dalam, syaraf pendengaran (Auditory Nerve) dan sebagian dari otak yang mengatur persepsi bunyi.

Proses pendengaran dikategorikan normal, apabila sumber bunyi didekat telinga yang memancarkan getaran-getaran suara dan menyebar kesembarang arah dapat tertangkap dan masuk kedalam telinga sehingga membuat gendang pendengaran menjadi bergetar. Melalui ketiga tulang pendengaran yaitu martill (malleus), landasan (incus), Sanggurdi (Stapes) yang kakinya berhubungan dengan selaput jendela lonjong (oval Window) getaran suara tersebut diteruskan ketelinga baagian dalam. Ditelinga bagian dalam yang intinya berisi organ mirip rumah siput (cochlea) didalamnya berisi cairan endolemphe serta bulu-bulu halus (organ corti). Getaran suara yang dikirim oleh ketigga tulang pendengaran tersebut diserap oleh organ-organ tersebut dan mengubah getaran-getaran suara dari ransang mekanik menjadi ransang elektrik. Selanjutnya melalui syaraf ransang diteruskan ke pusat pengertian. Di pusat pengertian, suara mengalami proses pengolahan dan pemahaman melalui tanggapa akustis. Disinilah timbulnya kesadaran seseorag terhadap suara Baca lebih lanjut